Catatan Ummu Ghifari

Senin, 01 Februari 2010

Etika Gaul di Facebook


Pertama, di mulai dari niat. Untuk tujuan apa kita membuka sebuah akun pertemanan? Apakah sekedar iseng, mengikuti trend, atau memang ada nilai lebih yang ingin disampaikan. Kalau hanya sekedar ikut-ikutan dan mengisi 'status' dalam facebook yang tidak ada manfaatnya sebaiknya niat seperti ini harus dikembalikan ke jalur yang benar.


Kedua, isilah 'status' dalam jejaring sosial yang kita ikuti dengan kata-kata yang penuh inspirasi, bukan dengan kata-kata yang tidak jelas. Bukan berarti kita perlu berkata-kata 'garing' di dalam bergaul di dunia maya, hanya saja perlu disesuaikan formatnya. Jadi harus dikemas secara komunikatif, tidak terkesan menggurui tapi lebih berkesan 'curhat'.

Ketiga, selektif. Selektiflah dalam memilih teman dan dalam berkomentar. Kita tidak harus mengkonfirmasi semua orang yang minta dijadikan teman bila ia tidak jelas, misalkan foto profilnya tidak berupa foto tapi gambar-gambar yang tidak jelas atau foto yang tidak pantas, namanya terlihat dibuat-buat, dan lain-lain. Juga selektif dalam berkomentar. Kadang banyak komentar-komentar yang tidak perlu dikomentari. Ada pula yang bila dikomentari hanya akan memperpanjang debat kusir dan mengotori hati. Dan satu hal yang bisa menjaga kualitas selektifitas kita adalah tarbiyah ruhiyah yang baik.

Memang, karakter jaringan sosial adalah sangat bebas. Baik buruknya tergantung pemakai. Maka untuk terhindar dari efek negatif maka kita harus memiliki self control yang kuat. Self control yang kuat dapat kita peroleh lewat tarbiyah ruhiyah yang intensif. Ruhiyah yang baik akan melahirkan mata hati yang bersih yang peka dengan keburukan. Kepekaan ini sangat perlu karena dalam jaring sosial batas antara sombong, narsis, atau tidak, sangat tipis. Dan hanya hati yang bersihlah yang mampu mendeteksi dan membedakan apakah tindakan kita wajar atau tidak.

Tips-tips Online yang aman dan nyaman:

1. Atur setting privasi yang sesuai dengan kenyamanan dan keperluan kita
2. Jaga baik-baik password kita, jangan sampai diketahui orang lain dan biasakan mengganti password secara berkala. Dan jangan lupa logout usai membuka akun di komputer umum
3. Lebih berhati-hati dalam mem-posting atau berbagi informasi pribadi, terutama informasi yang bisa berguna untuk mengidentifikasi ataupun mendapatkan kita dalam keadaan offline seperti alamat maupun nomor telepon.
4. Berhati-hati dalam meng-accept teman yang kita lupa atau tidak dikenal. Biasakan memverifikasi dengan melihat mutual friend. Karena dengan meng-accept, kita membuka informasi pribadi kita ke orang tersebut.
5. Laporkan pengguna atau isi pesan yang melanggar aturan seperti pornografi, atau pelecehan
6. Jangan lupa menggunakan waktu secara bijaksana dalam memanfaatkan situs jejaring sosial. Jangan sampai kecanduan dan lupa waktu.

Oke selamat menjelajahi dunia maya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar